Posted by CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI SUKABUMI DARI PARTAI DEMOKRAT on Selasa, 22 Desember 2009 in
VISI, MISI DAN PROGRAM
PENDAHULUAN
A. DASAR PEMIKIRAN
Pembangunan daerah pada hakekatnya adalah upaya terencana untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan umum dan mengelola sumber daya ekonomi daerah serta memberdayakan masyarakat untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik, maju dan tentram. Pembangunan daerah yang baik hanya dapat dilakukan apabila terjadi keseimbangan peran dari tiga pilar, yaitu: pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat. Pemerintah dalam arti luas (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) memainkan peran menjalankan dan menciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif bagi unsur-unsur lain. Peran dunia usaha swasta adalah penciptaan lapangan kerja dan pendapatan. Masyarakat berperan dalam penciptaan interaksi sosial, ekonomi dan politik. Masyarakat daerah sekarang telah lebih bergairah dan bersemangat membangun daerah, karena otonomi dapat merangsang prakarsa dan mengembangkan kesempatan yang lebih luas untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang ada di daerah.
Indek Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan pembangunan di suatu daerah. Pembangunan manusia menurut UNDP (1990) adalah memperluas pilihan-pilihan penduduk (enlarging the choises of people). Terdapat tiga pilihan dari sekian banyak pilihan yang dianggap relevan; yaitu sehat dan berumur panjang, berpendidikan dan berkemampuan untuk akses ke sumber daya dan dapat memenuhi standar hidup layak. Dengan demikian jelas bahwa pertumbuhan ekonomi (peningkatan pendapatan) bukan satu-satunya pilihan agar manusia dapat hidup sejahtera dan menjadi manusia yang berkualitas.
Untuk mengukur ketiga pilihan tersebut, digunakan indeks komposit berdasarkan tiga para meter. Ketiga parameter tersebut adalah: pertama, derajat kesehatan dan berumur panjang yang diukur dengan (AHH) Angka Harapan Hidup (life expectancy rate), mengukur keadaan sehat dan berumur panjang. Kedua, pendidikan yang diukur dengan Angka Melek Hurup (AMH) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), mengukur manusia cerdas, terampil, terdidik dan bertaqwa. Ketiga, pendapatan yang diukur dengan daya beli masyarakat (purchasing power parity); mengukur manusia yang mandiri dan memiliki akses untuk hidup layak.
Berdasarkan sumber dari Badan Pusat Satatistik (BPS) Kabupaten Sukabumi, IPM Kabupaten Sukabumi dalam tiga tahun terakhir ini telah mengalami peningkatan, namun relatif kecil dibandingkan dengan rata-rata Jawa Barat. Di tahun 2006 IPM Kabupaten Sukabumi mencapai angka sebesar 69.04 dan tahun 2007 sebesar 69.42 serta tahun 2008 mencapai angka sebesar 69.85. Jadi meski mengalami peningkatan IPM ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke-tahunnya, yaitu hanya 0,38 poin pada tahun 2007 dari angka 69.04 pada tahun 2006 dan mengalami peningkatan 0,43 poin dari tahun 2007 ke tahun 2008, peningkatan ini di tentukan oleh peningkatan Angka Melek Hurup (AMH) pada tahun 2007 sebesar 0,19 poin dan Angka Harapan Hidup (AHH) 0,49 Poin pada tahun 2008. Namun sangat memprihatinkan jika dilihat dari peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) pada tahun 2007 yang hanya mencapai 0,07 poin dan Angka Melek Hurup pada tahun 2008 yang hanya meningkat 0,15 poin dari peningkatan 0,19 pada tahun 2007dari tahun 2006. artinya peningkatan ini tidak konstan dari tahun ke-tahunnya, bahkan relatif mengalami penurunan, walaupun jika dilihat secara kasar dari angka IPM yang mengalami peningkatan, apalagi jika dilihat dari Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang hanya meningkat 0,02 poin pada tahun 2007 dan 0,19 pada 2008, artinya tidak terdapat peningkatan yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Sukabumi pada era pemerintahan saat ini dan artinya lagi bahwa hal ini sangat mempengaruhi pada tingkat kesejahteraan masyarakat.
Jika dilihat dari hakekat pembangunan manusia, maka pada tingkatan ini Kabupaten Sukabumi ke depan sangat mengharapkan pemerintahan yang memiliki komitmen sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam setiap tahunnya dan pada setiap sektor pembangunan.
B. DASAR HUKUM
Platform yang menyingkap visi, misi dan program perioritas pembangunan Kabupaten Sukabumi untuk tahun 2010 - 2015 ini, disusun berdasarkan ketentuan-ketentuan yuridis yang berlaku antara lain :
1. Undang – undang RI No. 32 tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah
2. Undang – undang RI No. 33 tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
3. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang RI NO. 32 Tentang Perubahan atas Undang – Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
4. Undang – undang RI No. 8 tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang No. 3 tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah daerah menjadi Undang – Undang
5. Undang – undang RI No. 12 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang – Undang RI No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
**
V I S I
Visi Kabupaten Sukabumi 2010 – 2015
“Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sukabumi yang Religius, Sehat, Cerdas, Berbudaya dan Sejahtera tahun 2015”
M I S I
Misi Kabupaten Sukabumi :
1. Mendorong tumbuh kembangnya wawasan keagamaan melalui pengembangan Pendidikan Agama
2. Meningkatkan pelayanan kesehatan, Menuju Sukabumi Sehat 2014
3. Meningkatkan ekonomi daerah berbasis ekonomi kerakyatan, pertanian, peternakan, perkebunan dan nelayan . Menuju Sukabumi Sejahtera 2014
4. Meningkatkan sumber daya manusia dan pelayanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau . Menuju Sukabumi Cerdas 2014
5. Terciptanya lingkungan yang terpelihara
6. Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat
7. Terciptanya kelestarian kearifan budaya lokal ditengah pengaruh budaya global
PROGRAM PRIORITAS
Sebagaimana terangkum dalam “HASIL” sebagai Misi, terjabar program prioritas pasangan H. Ucok Haris Maulana Yusup dan H. Sadili Samsudin sebagai berikut :
• HIDUP SEJAHTERA, Program peningkatan kualitas ekonomi masyarakat Sukabumi meliputi program-program :
1. Memperbaiki layanan publik agar lebih mudah, murah, cepat dan akurat;
2. Mengurangi angka pengangguran dengan meningkatkan kesempatan kerja;
3. Revitalisasi Pasar Tradisional dan sarana usaha masyarakat lainnya;
4. Bantuan sarana dan prasarana kerja bagi petani dan nelayan;
5. Mempercepat perbaikan dan pemeliharaan jalan dan infratruktur lainnya
• AKHLAK yang LUHUR, Program peningkatan kualitas hidup sosial dan akhlak masyarakat Sukabumi meliputi program-program:
1. Revitalisasi Masjid, Madrasah dan Pondok Pesantren
2. Meningkatkan perhatian kesejahteraan bagi guru madrasah
3. Mengintensisfkan Pendidikan Agama pada semua jenjang dan tingkatan satuan pendidikan
4. Revitalisasi fungsi Pendidikan Keluarga
5. Pencanangan program “Kesolehan Sosial”
• SEHAT JASMANI DAN ROHANI, Program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Sukabumi meliputi program-program :
1. Meningkatkan pelayanan Kesehatan Gratis bagi rakyat miskin, melalui penguatan program Jamkesmas dan pelayanan persalinan gratis dan layanan kesehatan lainnya
2. Revitalisasi Posyandu dan program Keluarga Berencana, sebagai basis terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera
3. Penambahan sarana dan prasarana olah raga dan kesenian
4. Menghidupkan dan mengembangkan budaya tradisional yang konstruktif.
5. Melakukan pembinaan khusus kepada cabang olah raga dan seni tradisional
• IPM MENINGKAT, Program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Pendidikan meliputi program-program :
1. Menyediakan anggaran 20% dengan prioritas pemberian beasiswa anak tidak mampu;
2. Perbaikan kesejahteraan guru swasta , honorer, dan guru lainya, serta peningkatan kualifikasi, kompetensi dan memperluas sarana belajar berbasis Teknologi informasi;
3. Meningkatkan kesadaran “Hidup Bersih” dan tanggap terhadap berbagai penyakit berbahaya dan menular;
4. Mencegah angka kematian bayi dan balita;
5. Penciptaan Wirausaha baru. Melalui (a) pendidikan dan latihan kewirausahaan, (b) pendirian lembaga penjamin kredit bagi UMKMK, (c ) menghilangkan biaya perijinan usaha bagi UMKMK.
• LINGKUNGAN TERJAGA, program peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kelestarian budaya lokal masyarakat Sukabumi, meliputi program-program :
1. Rehabilitasi Lahan Kritis;
2. Memasyarakatkan budaya “bersih” dan didsiplin di tengah masyarakat
3. Revitalisasi Manajemen pemanfaaatan SDA;
4. Peningkatan pengelolaan potensi alam dan budaya untuk pariwisata;
5. Memasyarakatkan kearifan lokal dalam pemeliharaan dan pemanfaatan sumberdaya alam;
**
PENJABARAN PROGRAM DARI MISI
Usaha untuk Misi Pertama, Mendorong tumbuh kembangnya wawasan keagamaan melalui pengembangan Pendidikan Agama, dilaksanakan melalui program:
1. Peningkatan sarana dan prasarana peribadatan
2. Peningkatan pengadaan sarana dan prasarana pusat kegiatan keislaman dan keagamaan
3. Membantu pengembangan lembaga pendidikan agama non formal baik madrasah maupun pondok pesantran sebagai basik pendidikan agama
4. Mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama
5. Melaksanakan pelatihan kader dakwah bagi para mu’alimin dan santri
6. Melaksanakan pelatihan manajemen masjid menuju peningkatan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan kegamaan dan sosial bagi pengurus DKM
7. Mendorong terlaksananya pendidikan agama terintegrasi pada pelajaran umum
8. Peningkatan kualitas pemahaman keagamaan masyarakat melalui majelis taklim
9. Mendorong peningkatan manajemen zakat agar lebih berdampak sosial
Usaha untuk Misi Kedua, Meningkatkan pelayanan kesehatan, Menuju Sukabumi Sehat 2014 , dilaksanakan melalui program :
1. Peningkatkan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan
2. Peningkatkan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan
3. Pengadaan sarana dan tenaga kesehatan khususnya di daerah terpencil
4. Revitalisasi program jamkesmas bagi rakyat miskin dan perbaikan gizi masyarakat
5. Revitalisasi program posyandu dan pelayanan kesehatan masyarakat
6. Peningkatan pelayanan program keluarga berencana
7. Merencanakan pengadaan rumah sakit daerah yang representatif dan terjangkau
8. Mendorong terciptanya lingkungan bersih dan perilaku sehat pada masyarakat
9. Adanya puskesmas rawat inap di tiap kecamatan
Usaha untuk Misi Ketiga, Meningkatkan ekonomi daerah berbasis ekonomi kerakyatan, pertanian, peternakan, perkebunan dan nelayan. Menuju Sukabumi Sejahtera 2014, dilaksanakan melalui program :
1. Mendorong deregulasi ekonomi kerakyatan menuju ketahanan perekonomian rakyat melalui revitalisasi sistem pertanian, perkebunan, nelayan dan usaha lainnya
2. Mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, menengah dan (UMKMK)
3. Menciptakan deregulasi dan debirokrasi dalam dunia usaha agar lebih pro-rakyat
4. Pemberdayaan pasar tradisional
5. Mempermudah proses perijinan
6. Inventarisasi dan pengembangan potensi kegiatan ekonomi kerakyatan
7. Inventarisasi, pembentukan dan pengembangan lembaga pemasaran
8. Inventarisasi dan pengembangan sarana dan prasarana fisik untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat
9. Mendorong peningkatan Pelabuhanratu sebagai kota pusat perekonomian, industri dan pariwisata kabupaten Sukabumi
Usaha untuk Misi Keempat, Meningkatkan sumber daya manusia dan pelayanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau . Menuju Sukabumi Cerdas 2014, dilaksanakan melalui program :
1. Meningkatkan kualitas dan mutu pendidik dan tenaga kependidikan
2. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan Sekolah dan Madrasah
3. Meningkatkan kualitas pendidikan keagaman pada setiap tingkatan satuan pendidikan
4. Meningkatkan kualitas pendidik
5. Peningkatan kualitas sekolah kejuruan
6. Peningkatan mutu pelayanan pendidikan melalui pengalokasian anggaran 20 % dari APBD diluar gaji guru
7. Peningkatan kesejahtraan guru honorer madrasah
8. Mendorong para stakeholder sukabumi untuk turut berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui program beasiswa maupun bantuan kesejahtraan guru
9. Mendorong meningkatkan kualifikasi pendidikan guru sekolah dan madrasah minimal strata satu.
Usaha untuk Misi Kelima, Terciptanya lingkungan yang terpelihara, dilaksanakan melalui program :
1. Pelaksanaan pengawasan terhadap proses pengolahan limbah industri
2. Peningkatan pelayanan air bersih
3. Pengendalian pencemaran lingkungan hidup
4. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian penyelamatan hutan, tanah dan air
5. Revitalisasi pembangunan pengairan pertanian dan sistem irigasi pedesaan
6. Meningkatkan Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM)
7. Pemberdayaan manfaat sumber daya kelautan
8. Revitalisasi program rehabilitasi hutan dan agroforesty
9. Menata sistem drainase dan tata ruang kota-kota di Kabupaten Sukabumi
Usaha untuk Misi Keenam, Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dilaksanakan melalui program :
1. Peningkatan peran serta masyarakat dan swasta dalam proses pembangunan
2. Melakukan reformasi birokrasi
3. Pengkajian, penyempurnaan dan penyusunan ulang sistem peraturan daerah yang tidak efektif
4. Peningkatan kualitas Pendidikan dan pelatihan aparatur pemerintah
5. Mendorong terciptanya suasana kompetitif , profesional dan nyaman bagi pegawai
6. Membudayakan sisten reward dan funishman dalam tata kerja pemerintahan
7. Mendorong pelaksanaan penelitian dan pengembangan sistem manajemen pemerintahan daerah
8. Meningkatankan koordinasi antar lembaga pemerintahan
9. Mempermudah pelayanan pembuatan KTP, KK dan Akte Kelahiran gratis
Usaha untuk Misi Ketujuh, Terciptanya kelestarian kearifan budaya lokal ditengah pengaruh budaya global, dilaksanakan melalui program :
1. Peningkatan sarana dan prasarana dapur seni dan potensi budaya
2. Inventarisasi dan promosi budaya & pariwisata dikancah nasional maupun mancanegara
3. Meningkatkan investasi pada sektor budaya dan pariwisata
4. Peningkatan pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal
5. Menciptakan wahana ajang kreasi budaya lokal
6. Mengupayakan mata pelajaran budaya lokal terintegrasi dalam kurikulum sekolah
7. Penataan dan pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat
8. Pendidikan, dan pembinaan seniman lokal
9. Memproses hukum hak paten potensi budaya dan tradisi lokal
**
PENUTUP
Era otonomi telah merangsang masyarakat daerah untuk lebih bergairah dan bersemangat membangun daerah, karena otonomi dapat merangsang prakarsa dan mengembangkan kesempatan yang lebih luas untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang ada di daerah.
Pemerintah daerah dalam kapasitasnya uttuk memberikan pelayanan umum dan mengelola sumber daya ekonomi daerah serta memberdayakan masyarakat untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik, maju dan tentram melalui pembangunan daerah yang baik hanya dapat dilakukan apabila terjadi keseimbangan peran dari tiga pilar, yang sudah di sebutkan di atas yaitu : pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat. Pemerintah dalam arti luas (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) memainkan peran menjalankan dan menciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif bagi unsur-unsur lain. Peran dunia usaha swasta adalah penciptaan lapangan kerja dan pendapatan. Masyarakat berperan dalam penciptaan interaksi sosial, ekonomi dan politik.
Maka dalam posisi ini, pemerintahan kabupaten Sukabumi periode 2010 2015, bagaimana memiliki komitmen kuat untuk melakukan deregulasi berbagai aspek yang berorientasi pada revitalisasi berbagai sektor yang pro rakyat. Pemimpin yang merakyat dan melayani merupakan bahasa tepat sebagai pemimpin untuk membawa Kabupaten Sukabumi lebih baik, maju dan mandiri.
Pemerintah yang mau mencurahkan segenap kemampuannya untuk “usaha” dan menciptakan sistem yang sehat, dan komitmen yang kuat untuk “hasil” masyarakat yang sejahtera tidak atas dorongan kepentingan pribadi, kelompok dan kepentingan sesaat seorang pemimpin yang menyesatkan.
Reformasi birokrasi adalah hal yang tidak dapat ditawar lagi, upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, profesional dan efektif. Guna memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin. Dan mendorong tingkat daya beli masyarakat sehingga mampu mendorong tingkat kesehatan dan kualitas pendidikan masyarakat.
Dengan demikian diharapkan akan dapat meningkatkan derajat kemapanan ekonomi masyarakat, sehingga produktifitas penduduk lebih meningkat, yang ada saatnya nanti dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Hanya kepada Allah SWT, kita memohon ridho, bimbingan dan petunjuk-Nya. Semoga Visi, misi dan program ini dapat mengantarkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang berakhlakulkarimah, sehat sejahtra dan cerdas dalam lingkungan yang bersih dan berbudaya menuju Kabupaten Sukabumi Maju dan Mandiri 2015. amin.
***
Posting Komentar