Have an account?

PENCARIAN

PARTAI DEMOKRAT

POLLING

POLLING 2

GROUP FACEBOOK

BLOG KEPALA SEKRETARIAT

Foto Kegiatan H. Ucok Saat Menjabat Sebagai Wakil Bupati Sukabumi Periode 2000-2005

CATEGORY: | Rabu, 23 Desember 2009
0








Drs. H. SADILI SAMSUDIN, MM. M. Pd

CATEGORY: |
0

 
CURRICULUM VITAE


Nama : DRS. H. SADILI SAMSUDIN, MM., M. PD
Tempat, Tanggal Lahir : Garut, 04 Juni 1948
Agama : Islam
Alamat : Jl. Raya Kadudampit Km. 3 RT. 010 RW. 02 Desa Gunung Jaya
Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat
Pekerjaan : PNS Dosen DPK pada Kopertis Wilayah IV Jawa Barat
Dan Banten dipekerjakan pada STISIP
Widyapuri Mandiri Sukabumi

Pendidikan :
- SD Negeri – Garut - Tamat Tahun 1963
- ST Negeri – Garut – Tamat Tahun 1966
- SPG Pasundan Jur. SD – Bandung - Tamat Tahun 1970
- ( Sarjana ) STIA LAN RI Jur. Adm. Negara – Bandung Tamat Tahun 1982
- (Pascasarjana) Univ. Satya Gama Jur. Ekonomi SDM - Jakarta Tamat Tahun 1997
- (Pascasarjana) Univ. Prof. DR. HAMKA
Jur. Magister Administrasi Pendidikan – Jakarta - Tamat Tahun 2003

Pengalaman Berpartai : -

Pengalaman Berorganisasi Kemasyarakatan ( ORMAS ) :
- Bina Wilayah Golkar Tahun 1995 – 1998
- Pembina PGRI Kabukpaten Sukabumi Tahun 1996 – 2005
- Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Sukabumi Tahun 2001-2004
- Sekretaris Dewan Pakar Dewan Pendidikan Kabupaten Sukabumi Tahun 2004-2006
- Ketua Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Kabupaten Sukabumi Tahun 2007-Sekarang
- Dewan Pengawas NESS Pusat ( National Education Strategic Studies )Th. 2008-Sekarang

Pengalaman Jabatan :
- Pengajar pada STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi,
a). Pada jenjang S-1 ( Strata satu ) - sebagai Pembina Mata kuliah ;
b). Asas-asas Manajemen, MSDM, Kepemimpinan,
c). Kepemimpinan Politik dan Pemerintahan, Reinverting Government.
d). Pada Jenjang S-2 ( Strata dua )- Sebagai Pengampu Mata Kuliah ;
MSDM, Ekonomi Politik, Isue dan Masalah Otonomi Daerah.
- Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Negara
STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi Th. 1997-1999
- Pembantu Ketua I Bidang Akademik
STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi Periode 1999-2004
- Ketua STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi
Periode 2004-2008 dan Periode 2008-2012 (2 Periode )

Riwayat Pekerjaan :
- Guru SD – Garut – 1969-1980
- Staf Teknis Seksi Masorda Kandep Dikbud Kab. Garut 1980-1981
- Staf Teknis Seksi Dikdas Kandep Dikbud Kab. Garut 1981-1985
- Kaur Monitor Keuangan Kandep Dikbud Kab. Garut 1985-1987
- Kasubag Keuangan Kandep Dikbud Kab. Purwakarta 1987-1991
- Kasubag Keuangan Kandep Dikbud Kab. Garut 1991-1992
- Kasubag Pelaksana Anggaran Kanwil Dikbud JABAR 1992-1995
- Kepala Kandep Dikbud Kab. Sukabumi 1995-2001
- Kepala Dinas P & K Kabupaten Sukabumi 2001-2005
- Dosen PNS DPK Kopertis Wilayah IV Jabar-Banten
STISIP Widyapuri Mandiri Sukabumi 2005-Sekarang

Kursus/ Latihan di Dalam dan Luar Negeri dan Kunjungan Ke Luar Negri :
- SEPADA ( 40 Hari ) di Bandung Tahun 1984
- SEPALA ( 45 Hari ) di Bandung Tahun 1989
- SEPADYA NASIONAL ( 4 Bulan ) di Bandung 1994
- DIKLATPIM ( 60 Hari ) di Bandung Tahun 2001
- MBA Program ke Belanda Tahun 1996
- Studi Banding Bid. Ekonomi ke Jerman Tahun 1996
- Studi Banding Bid. Ekonomi ke Swiss 1996
- Studi Banding Bid. Ekonomi ke Prancis 1996
- Studi Banding Bid. Ekonomi ke Inggris 1996
- Studi Banding Bid. Pendidikan ke Australia 1997
- Studi Banding Bid. Pendidikan ke Thailand, Malaysia, Singapura 2003

Tanda Jasa :
- Dari Gubernur Jabar Tahun 2004, Sebagai Pembina Pendidikan Luar Sekolah
- Satya Lencana 30 Tahun dari Presiden Republik Indonesia Th. 2000

VISI & MISI

CATEGORY: | Selasa, 22 Desember 2009
0





 


VISI, MISI DAN PROGRAM

 



PENDAHULUAN


A. DASAR PEMIKIRAN

Pembangunan daerah pada hakekatnya adalah upaya terencana untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan umum dan mengelola sumber daya ekonomi daerah serta memberdayakan masyarakat untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik, maju dan tentram. Pembangunan daerah yang baik hanya dapat dilakukan apabila terjadi keseimbangan peran dari tiga pilar, yaitu: pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat. Pemerintah dalam arti luas (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) memainkan peran menjalankan dan menciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif bagi unsur-unsur lain. Peran dunia usaha swasta adalah penciptaan lapangan kerja dan pendapatan. Masyarakat berperan dalam penciptaan interaksi sosial, ekonomi dan politik. Masyarakat daerah sekarang telah lebih bergairah dan bersemangat membangun daerah, karena otonomi dapat merangsang prakarsa dan mengembangkan kesempatan yang lebih luas untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang ada di daerah.

Indek Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan pembangunan di suatu daerah. Pembangunan manusia menurut UNDP (1990) adalah memperluas pilihan-pilihan penduduk (enlarging the choises of people). Terdapat tiga pilihan dari sekian banyak pilihan yang dianggap relevan; yaitu sehat dan berumur panjang, berpendidikan dan berkemampuan untuk akses ke sumber daya dan dapat memenuhi standar hidup layak. Dengan demikian jelas bahwa pertumbuhan ekonomi (peningkatan pendapatan) bukan satu-satunya pilihan agar manusia dapat hidup sejahtera dan menjadi manusia yang berkualitas.

Untuk mengukur ketiga pilihan tersebut, digunakan indeks komposit berdasarkan tiga para meter. Ketiga parameter tersebut adalah: pertama, derajat kesehatan dan berumur panjang yang diukur dengan (AHH) Angka Harapan Hidup (life expectancy rate), mengukur keadaan sehat dan berumur panjang. Kedua, pendidikan yang diukur dengan Angka Melek Hurup (AMH) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS), mengukur manusia cerdas, terampil, terdidik dan bertaqwa. Ketiga, pendapatan yang diukur dengan daya beli masyarakat (purchasing power parity); mengukur manusia yang mandiri dan memiliki akses untuk hidup layak.
Berdasarkan sumber dari Badan Pusat Satatistik (BPS) Kabupaten Sukabumi, IPM Kabupaten Sukabumi dalam tiga tahun terakhir ini telah mengalami peningkatan, namun relatif kecil dibandingkan dengan rata-rata Jawa Barat. Di tahun 2006 IPM Kabupaten Sukabumi mencapai angka sebesar 69.04 dan tahun 2007 sebesar 69.42 serta tahun 2008 mencapai angka sebesar 69.85. Jadi meski mengalami peningkatan IPM ini tidak mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke-tahunnya, yaitu hanya 0,38 poin pada tahun 2007 dari angka 69.04 pada tahun 2006 dan mengalami peningkatan 0,43 poin dari tahun 2007 ke tahun 2008, peningkatan ini di tentukan oleh peningkatan Angka Melek Hurup (AMH) pada tahun 2007 sebesar 0,19 poin dan Angka Harapan Hidup (AHH) 0,49 Poin pada tahun 2008. Namun sangat memprihatinkan jika dilihat dari peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) pada tahun 2007 yang hanya mencapai 0,07 poin dan Angka Melek Hurup pada tahun 2008 yang hanya meningkat 0,15 poin dari peningkatan 0,19 pada tahun 2007dari tahun 2006. artinya peningkatan ini tidak konstan dari tahun ke-tahunnya, bahkan relatif mengalami penurunan, walaupun jika dilihat secara kasar dari angka IPM yang mengalami peningkatan, apalagi jika dilihat dari Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang hanya meningkat 0,02 poin pada tahun 2007 dan 0,19 pada 2008, artinya tidak terdapat peningkatan yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Sukabumi pada era pemerintahan saat ini dan artinya lagi bahwa hal ini sangat mempengaruhi pada tingkat kesejahteraan masyarakat.

Jika dilihat dari hakekat pembangunan manusia, maka pada tingkatan ini Kabupaten Sukabumi ke depan sangat mengharapkan pemerintahan yang memiliki komitmen sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam setiap tahunnya dan pada setiap sektor pembangunan.

B. DASAR HUKUM
Platform yang menyingkap visi, misi dan program perioritas pembangunan Kabupaten Sukabumi untuk tahun 2010 - 2015 ini, disusun berdasarkan ketentuan-ketentuan yuridis yang berlaku antara lain :
1. Undang – undang RI No. 32 tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah
2. Undang – undang RI No. 33 tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
3. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang RI NO. 32 Tentang Perubahan atas Undang – Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
4. Undang – undang RI No. 8 tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang No. 3 tahun 2005 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah daerah menjadi Undang – Undang
5. Undang – undang RI No. 12 tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang – Undang RI No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

**

V I S I

Visi Kabupaten Sukabumi 2010 – 2015

“Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sukabumi yang Religius, Sehat, Cerdas, Berbudaya dan Sejahtera tahun 2015”



M I S I


Misi Kabupaten Sukabumi :

1. Mendorong tumbuh kembangnya wawasan keagamaan melalui pengembangan Pendidikan Agama
2. Meningkatkan pelayanan kesehatan, Menuju Sukabumi Sehat 2014
3. Meningkatkan ekonomi daerah berbasis ekonomi kerakyatan, pertanian, peternakan, perkebunan dan nelayan . Menuju Sukabumi Sejahtera 2014
4. Meningkatkan sumber daya manusia dan pelayanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau . Menuju Sukabumi Cerdas 2014
5. Terciptanya lingkungan yang terpelihara
6. Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat
7. Terciptanya kelestarian kearifan budaya lokal ditengah pengaruh budaya global



PROGRAM PRIORITAS


Sebagaimana terangkum dalam “HASIL” sebagai Misi, terjabar program prioritas pasangan H. Ucok Haris Maulana Yusup dan H. Sadili Samsudin sebagai berikut :

HIDUP SEJAHTERA, Program peningkatan kualitas ekonomi masyarakat Sukabumi meliputi program-program :
1. Memperbaiki layanan publik agar lebih mudah, murah, cepat dan akurat;
2. Mengurangi angka pengangguran dengan meningkatkan kesempatan kerja;
3. Revitalisasi Pasar Tradisional dan sarana usaha masyarakat lainnya;
4. Bantuan sarana dan prasarana kerja bagi petani dan nelayan;
5. Mempercepat perbaikan dan pemeliharaan jalan dan infratruktur lainnya

AKHLAK yang LUHUR, Program peningkatan kualitas hidup sosial dan akhlak masyarakat Sukabumi meliputi program-program:
1. Revitalisasi Masjid, Madrasah dan Pondok Pesantren
2. Meningkatkan perhatian kesejahteraan bagi guru madrasah
3. Mengintensisfkan Pendidikan Agama pada semua jenjang dan tingkatan satuan pendidikan
4. Revitalisasi fungsi Pendidikan Keluarga
5. Pencanangan program “Kesolehan Sosial”

SEHAT JASMANI DAN ROHANI, Program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Sukabumi meliputi program-program :
1. Meningkatkan pelayanan Kesehatan Gratis bagi rakyat miskin, melalui penguatan program Jamkesmas dan pelayanan persalinan gratis dan layanan kesehatan lainnya
2. Revitalisasi Posyandu dan program Keluarga Berencana, sebagai basis terciptanya keluarga yang sehat dan sejahtera
3. Penambahan sarana dan prasarana olah raga dan kesenian
4. Menghidupkan dan mengembangkan budaya tradisional yang konstruktif.
5. Melakukan pembinaan khusus kepada cabang olah raga dan seni tradisional

IPM MENINGKAT, Program peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Pendidikan meliputi program-program :
1. Menyediakan anggaran 20% dengan prioritas pemberian beasiswa anak tidak mampu;
2. Perbaikan kesejahteraan guru swasta , honorer, dan guru lainya, serta peningkatan kualifikasi, kompetensi dan memperluas sarana belajar berbasis Teknologi informasi;
3. Meningkatkan kesadaran “Hidup Bersih” dan tanggap terhadap berbagai penyakit berbahaya dan menular;
4. Mencegah angka kematian bayi dan balita;
5. Penciptaan Wirausaha baru. Melalui (a) pendidikan dan latihan kewirausahaan, (b) pendirian lembaga penjamin kredit bagi UMKMK, (c ) menghilangkan biaya perijinan usaha bagi UMKMK.

LINGKUNGAN TERJAGA, program peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kelestarian budaya lokal masyarakat Sukabumi, meliputi program-program :
1. Rehabilitasi Lahan Kritis;
2. Memasyarakatkan budaya “bersih” dan didsiplin di tengah masyarakat
3. Revitalisasi Manajemen pemanfaaatan SDA;
4. Peningkatan pengelolaan potensi alam dan budaya untuk pariwisata;
5. Memasyarakatkan kearifan lokal dalam pemeliharaan dan pemanfaatan sumberdaya alam;


**


PENJABARAN PROGRAM DARI MISI


Usaha untuk Misi Pertama, Mendorong tumbuh kembangnya wawasan keagamaan melalui pengembangan Pendidikan Agama, dilaksanakan melalui program:
1. Peningkatan sarana dan prasarana peribadatan
2. Peningkatan pengadaan sarana dan prasarana pusat kegiatan keislaman dan keagamaan
3. Membantu pengembangan lembaga pendidikan agama non formal baik madrasah maupun pondok pesantran sebagai basik pendidikan agama
4. Mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama
5. Melaksanakan pelatihan kader dakwah bagi para mu’alimin dan santri
6. Melaksanakan pelatihan manajemen masjid menuju peningkatan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan kegamaan dan sosial bagi pengurus DKM
7. Mendorong terlaksananya pendidikan agama terintegrasi pada pelajaran umum
8. Peningkatan kualitas pemahaman keagamaan masyarakat melalui majelis taklim
9. Mendorong peningkatan manajemen zakat agar lebih berdampak sosial

Usaha untuk Misi Kedua, Meningkatkan pelayanan kesehatan, Menuju Sukabumi Sehat 2014 , dilaksanakan melalui program :
1. Peningkatkan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas sarana dan prasarana kesehatan
2. Peningkatkan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga kesehatan
3. Pengadaan sarana dan tenaga kesehatan khususnya di daerah terpencil
4. Revitalisasi program jamkesmas bagi rakyat miskin dan perbaikan gizi masyarakat
5. Revitalisasi program posyandu dan pelayanan kesehatan masyarakat
6. Peningkatan pelayanan program keluarga berencana
7. Merencanakan pengadaan rumah sakit daerah yang representatif dan terjangkau
8. Mendorong terciptanya lingkungan bersih dan perilaku sehat pada masyarakat
9. Adanya puskesmas rawat inap di tiap kecamatan

Usaha untuk Misi Ketiga, Meningkatkan ekonomi daerah berbasis ekonomi kerakyatan, pertanian, peternakan, perkebunan dan nelayan. Menuju Sukabumi Sejahtera 2014, dilaksanakan melalui program :
1. Mendorong deregulasi ekonomi kerakyatan menuju ketahanan perekonomian rakyat melalui revitalisasi sistem pertanian, perkebunan, nelayan dan usaha lainnya
2. Mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, menengah dan (UMKMK)
3. Menciptakan deregulasi dan debirokrasi dalam dunia usaha agar lebih pro-rakyat
4. Pemberdayaan pasar tradisional
5. Mempermudah proses perijinan
6. Inventarisasi dan pengembangan potensi kegiatan ekonomi kerakyatan
7. Inventarisasi, pembentukan dan pengembangan lembaga pemasaran
8. Inventarisasi dan pengembangan sarana dan prasarana fisik untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat
9. Mendorong peningkatan Pelabuhanratu sebagai kota pusat perekonomian, industri dan pariwisata kabupaten Sukabumi

Usaha untuk Misi Keempat, Meningkatkan sumber daya manusia dan pelayanan pendidikan yang bermutu dan terjangkau . Menuju Sukabumi Cerdas 2014, dilaksanakan melalui program :
1. Meningkatkan kualitas dan mutu pendidik dan tenaga kependidikan
2. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan Sekolah dan Madrasah
3. Meningkatkan kualitas pendidikan keagaman pada setiap tingkatan satuan pendidikan
4. Meningkatkan kualitas pendidik
5. Peningkatan kualitas sekolah kejuruan
6. Peningkatan mutu pelayanan pendidikan melalui pengalokasian anggaran 20 % dari APBD diluar gaji guru
7. Peningkatan kesejahtraan guru honorer madrasah
8. Mendorong para stakeholder sukabumi untuk turut berperan aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui program beasiswa maupun bantuan kesejahtraan guru
9. Mendorong meningkatkan kualifikasi pendidikan guru sekolah dan madrasah minimal strata satu.

Usaha untuk Misi Kelima, Terciptanya lingkungan yang terpelihara, dilaksanakan melalui program :
1. Pelaksanaan pengawasan terhadap proses pengolahan limbah industri
2. Peningkatan pelayanan air bersih
3. Pengendalian pencemaran lingkungan hidup
4. Meningkatkan pengawasan dan pengendalian penyelamatan hutan, tanah dan air
5. Revitalisasi pembangunan pengairan pertanian dan sistem irigasi pedesaan
6. Meningkatkan Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM)
7. Pemberdayaan manfaat sumber daya kelautan
8. Revitalisasi program rehabilitasi hutan dan agroforesty
9. Menata sistem drainase dan tata ruang kota-kota di Kabupaten Sukabumi

Usaha untuk Misi Keenam, Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dilaksanakan melalui program :
1. Peningkatan peran serta masyarakat dan swasta dalam proses pembangunan
2. Melakukan reformasi birokrasi
3. Pengkajian, penyempurnaan dan penyusunan ulang sistem peraturan daerah yang tidak efektif
4. Peningkatan kualitas Pendidikan dan pelatihan aparatur pemerintah
5. Mendorong terciptanya suasana kompetitif , profesional dan nyaman bagi pegawai
6. Membudayakan sisten reward dan funishman dalam tata kerja pemerintahan
7. Mendorong pelaksanaan penelitian dan pengembangan sistem manajemen pemerintahan daerah
8. Meningkatankan koordinasi antar lembaga pemerintahan
9. Mempermudah pelayanan pembuatan KTP, KK dan Akte Kelahiran gratis

Usaha untuk Misi Ketujuh, Terciptanya kelestarian kearifan budaya lokal ditengah pengaruh budaya global, dilaksanakan melalui program :
1. Peningkatan sarana dan prasarana dapur seni dan potensi budaya
2. Inventarisasi dan promosi budaya & pariwisata dikancah nasional maupun mancanegara
3. Meningkatkan investasi pada sektor budaya dan pariwisata
4. Peningkatan pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal
5. Menciptakan wahana ajang kreasi budaya lokal
6. Mengupayakan mata pelajaran budaya lokal terintegrasi dalam kurikulum sekolah
7. Penataan dan pengembangan potensi pariwisata berbasis masyarakat
8. Pendidikan, dan pembinaan seniman lokal
9. Memproses hukum hak paten potensi budaya dan tradisi lokal



**

PENUTUP

Era otonomi telah merangsang masyarakat daerah untuk lebih bergairah dan bersemangat membangun daerah, karena otonomi dapat merangsang prakarsa dan mengembangkan kesempatan yang lebih luas untuk memanfaatkan semaksimal mungkin potensi yang ada di daerah.

Pemerintah daerah dalam kapasitasnya uttuk memberikan pelayanan umum dan mengelola sumber daya ekonomi daerah serta memberdayakan masyarakat untuk mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik, maju dan tentram melalui pembangunan daerah yang baik hanya dapat dilakukan apabila terjadi keseimbangan peran dari tiga pilar, yang sudah di sebutkan di atas yaitu : pemerintah, dunia usaha swasta, dan masyarakat. Pemerintah dalam arti luas (legislatif, eksekutif, dan yudikatif) memainkan peran menjalankan dan menciptakan lingkungan politik dan hukum yang kondusif bagi unsur-unsur lain. Peran dunia usaha swasta adalah penciptaan lapangan kerja dan pendapatan. Masyarakat berperan dalam penciptaan interaksi sosial, ekonomi dan politik.

Maka dalam posisi ini, pemerintahan kabupaten Sukabumi periode 2010 2015, bagaimana memiliki komitmen kuat untuk melakukan deregulasi berbagai aspek yang berorientasi pada revitalisasi berbagai sektor yang pro rakyat. Pemimpin yang merakyat dan melayani merupakan bahasa tepat sebagai pemimpin untuk membawa Kabupaten Sukabumi lebih baik, maju dan mandiri.

Pemerintah yang mau mencurahkan segenap kemampuannya untuk “usaha” dan menciptakan sistem yang sehat, dan komitmen yang kuat untuk “hasil” masyarakat yang sejahtera tidak atas dorongan kepentingan pribadi, kelompok dan kepentingan sesaat seorang pemimpin yang menyesatkan.

Reformasi birokrasi adalah hal yang tidak dapat ditawar lagi, upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, profesional dan efektif. Guna memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin. Dan mendorong tingkat daya beli masyarakat sehingga mampu mendorong tingkat kesehatan dan kualitas pendidikan masyarakat.

Dengan demikian diharapkan akan dapat meningkatkan derajat kemapanan ekonomi masyarakat, sehingga produktifitas penduduk lebih meningkat, yang ada saatnya nanti dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Hanya kepada Allah SWT, kita memohon ridho, bimbingan dan petunjuk-Nya. Semoga Visi, misi dan program ini dapat mengantarkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang berakhlakulkarimah, sehat sejahtra dan cerdas dalam lingkungan yang bersih dan berbudaya menuju Kabupaten Sukabumi Maju dan Mandiri 2015. amin.

***

DPC PARTAI DEMOKRAT KAB. SUKABUMI

CATEGORY: | Jumat, 30 Oktober 2009
0


DEWAN PIMPINAN CABANG PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN SUKABUMI
Jl. Ahmad Yani No. 01 ( Batu Sapi ) Kec/ Kel Palabuhanratu Kab. Sukabumi 43364
Telp/ Fax. 0266 - 434 909

KEPALA SEKRETARIAT DPC PARTAI DEMOKRAT KABUPATEN SUKABUMI

CATEGORY: | Kamis, 29 Oktober 2009
0



KEPALA SEKRETARIAT DPC PARTAI DEMOKRAT KAB. SUKABUMI


Bobby Rachman Santosa adalah salah satu orang yang di percaya oleh Bapak H. Ucok Haris Maulana Yusup, SH. MM. Ia dipercaya untuk menjadi Kepala Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi. Tugas yang di embannya di Partai sangat berat, sebagai Kepala Sekretariat ia memiliki tanggung jawab dari seluruh administrasi Partai, dari mulai pembuatan surat, proposal, setting gambar, mengagendakan aktivitas Bapak H. Ucok dan banyak lagi yang lainnya.

Karir sebagai Kepala Sekretariat Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi di mulai sejak tahun 2007, selama kurun waktu kurang lebih 2 tahun ia menggeluti dunia Administrasi Partai.
Waktu pekerjaannya yang diberikan oleh Pimpinan Partai dari 8 jam kerja, itu tidak cukup untuk menyelesaikan masalah Administrasi Partai, ia sering kali pulang kerja pada larut malam.

Tanggung jawab dan pengabdiannya di Partai Demokrat pantas mendapatkan penghargaan yang lebih dari Partai. Menurutnya bekerja di partai banyak hikmah yang diambil, teruma untuk pendewasaan diri, mendidik jiwa kepemimpinan bahkan mendidik untuk selalu bersabar.

Kesibukan di partai sebagai Kepala Sekretariat bukan berarti tanpa dapat melakukan aktivitas yang lainya, Olahraga contohnya, ia menyenangi bidang olahraga fitness. Dari waktu luang yang ada ia manfaatkan untuk berolahraga otot tersebut.

Contact Person : 0857 23632 999
Email : brachman35@yahoo.co.id

Profile

CATEGORY: |
0





H. Ucok Haris Maulana Yusup, SH. MM adalah figur politisi di Kabupaten Sukabumi yang saat ini dipercaya memimpin DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi. Bersama kendaraan partainya H. Ucok akan mencalonkan diri sebagai Bupati Sukabumi pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi tahun 2010 yang akan datang. Dukungan dari 47 DPAC dan 367 Ranting Partai Demokrat Se- Kabupaten Sukabumi menyertai pencalonan Bupatinya, dukungan tersebut dinyatakan dalam bentuk tulisan pernyataan masing - masing DPAC. Kendaraan Partai Demokrat yang akan di pakai dalam Pencalonan H. Ucok merupakan Partai Pemenang di Pemilu Legislatif 2009. di bawah kepemimpinannya dari jatah 50 kursi DPRD Kabupaten Sukabumi, Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi meraih kursi 12 kursi Anggota Legislatif. Pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2009 lalu H. Ucok dipercaya sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah Kabupaten Sukabumi, bersama 26 partai pendukung koalisi di Kabupaten Sukabumi pasangan SBY - Boediono meraih suara paling besar. Keberhasilan H. Ucok memimpin Partai tidak diragukan lagi, makanya pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi tahun 2010 yang akan datang H. Ucok akan ikut andil mencalonkan diri sebagai Bupati Sukabumi. Selain dukungan penuh dari internal Partai, H. Ucok didukung juga oleh Tokoh Ulama, Pemuda serta Tokoh Ibu-ibu, bahkan dari Birokrasi pun tidak surut terus-terusan memberikan dukungan moril kepada H. Ucok.
Saudara-saudara seperjuanga
n... sekilas tentang H. Ucok telah diulas di atas, semoga apa yang diniatkan semata-mata adalah untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat. Apa yang akan direncanakan dan akan dijalani pada tahapan perjuangan nanti mendapatkan kelancaran. Amin

ARTI SLOGAN "USAHA"

“USAHA”

Mengandung makna :

UTAMAKAN kepentingan rakyat Sukabumi

SUNGGUH - sungguh dalam melaksanakan tanggung jawab membangun Sukabumi

AMANAH atas kepercayaan yang diberikan rakyat Sukabumi

HIDMAT dalam memberikan pelayanan terhadap rakyat Sukabumi

ADIL dalam mengambil keputusan terbaik bagi kepentingan rakyat Sukabumi

Dengan “usaha” ini diharapkan dapat mencapai “HASIL” yang memuaskan masyarakat Sukabumi, adapun hasil yang dimaksud disini bermakna:

Bahwa`Masyarakat Sukabumi hendaknya :

· HIDUP SEJAHTERA, hasil dari meningkatnya daya beli masyarakat (Sejahtera)

· AKHLAK MULIA , hasil dari pendidikan dengan basik agama (Keagamaan)

· SEHAT JASMANI & ROHANI hasil dari pelayanan kesehatan yang baik (Sehat)

· IPM MENINGKAT, hasil dari peningkatan kualitas SDM dan pelayanan pendidikan yang memadai (Cerdas)

· LINGKUNGAN BERSIH DAN BERBUDAYA, hasil dari pelestarian alam dan kearifan budaya lokal (Lingkungan bersih dan berbudaya)

Powered By Blogger